
SMP Negeri 4 Pakem kembali menyambut tamu istimewa dalam rangka Program Pertukaran Pelajar SMP Negeri 4 Pakem dan SMP Labschool Kebayoran. Tahun 2026 menjadi momentum yang sangat bermakna karena program ini telah genap berjalan selama 10 tahun, menandai satu dekade kolaborasi, persahabatan, dan pembelajaran lintas budaya antar peserta didik.
Pada tahun ini, peserta pertukaran pelajar dari SMP Labschool Kebayoran yang terdiri dari 5 siswa putra dan 3 siswa putri bersama guru pendamping Ibu Cinthia Puji Bhintarti berkunjung ke SMP Negeri 4 Pakem pada Minggu, 25 Januari hingga Sabtu, 31 Januari 2026. Selama satu pekan penuh, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan akademik, budaya, dan kebersamaan keluarga angkat (House Family) yang dikemas untuk memberikan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna.
Kegiatan diawali pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan penjemputan peserta di SMP Negeri 4 Pakem. Suasana hangat terasa saat proses serah terima peserta kepada House Family, yang menjadi orang tua angkat selama program berlangsung. Hari pertama ditutup dengan home session, memberikan kesempatan peserta untuk beristirahat sekaligus beradaptasi dengan lingkungan keluarga dan budaya lokal.
Pada Senin, 26 Januari 2026, peserta mengikuti upacara bendera dan welcoming session, dilanjutkan dengan classroom immersion, di mana mereka berbaur langsung dalam kegiatan belajar mengajar bersama siswa SMP Negeri 4 Pakem dengan sistem buddy. Pengalaman ini berlanjut pada Selasa, 27 Januari 2026, melalui kegiatan full day learning, di mana peserta secara aktif mengikuti KBM di kelas serta kegiatan ekstrakurikuler unggulan, seperti seni dan olahraga khas Pakem. Melalui kegiatan ini,peserta tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga memahami karakter, budaya belajar, serta nilai-nilai kebersamaan yang diterapkan di SMP Negeri 4 Pakem.
Kegiatan pada Rabu, 28 Januari 2026, menjadi semakin bermakna dengan adanya School Visit ke SMA Global Darussalam Academy. Dalam kunjungan ini, peserta memperoleh wawasan tentang lingkungan pendidikan jenjang menengah atas yang mengintegrasikan akademik, penguatan karakter, dan perspektif global.
Peserta berkesempatan mengenal sistem pembelajaran, fasilitas sekolah, serta berdialog langsung dengan warga sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka cakrawala peserta didik mengenai pilihan pendidikan lanjutan sekaligus memotivasi mereka untuk merencanakan masa depan secara lebih terarah. Setelah kegiatan kunjungan sekolah, peserta kembali mengikuti pembelajaran dan aktivitas ekstrakurikuler di SMP Negeri 4 Pakem.
Pada Kamis, 29 Januari 2026, peserta kembali mengikuti kegiatan full day learning di sekolah. Pada malam harinya, dilaksanakan Family Night, sebuah momen kebersamaan bersama House Family yang mempererat hubungan emosional antara peserta dan keluarga angkat. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi, berbagi cerita, dan menumbuhkan rasa kekeluargaan.
Keberhasilan pelaksanaan program pertukaran pelajar ini tidak terlepas dari keterlibatan aktif Mothers Team, yang berperan pending dalam mendukung pembiayaan dan keberlanjutan program. Mothers team adalah ibu – ibu house fam yang anaknya mengikuti program pertukaran pelajar ini. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pendidikan, Mothers Team berkontribusi dalam pengelolaan dana kegiatan, dukungan logistik, serta pendampingan non-akademik selama program berlangsung. Partisipasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kolaboratif, berkelanjutan, dan berpihak pada perkembangan peserta didik. Dukungan Mothers Team juga memperkuat nilai kebersamaan dan rasa memiliki terhadap program pertukaran pelajar yang telah berjalan selama satu dekade ini.
Hari Jumat, 30 Januari 2026, diisi dengan kegiatan Jalan Sehat dan Farewell Party yang selaras dengan program Jumat Sehat dan Literasi, dilanjutkan dengan pembelajaran di kelas. Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai hari ini sebagai penanda mendekatnya akhir program pertukaran pelajar.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada Sabtu, 31 Januari 2026, peserta diajak menikmati keindahan alam dan budaya Yogyakarta melalui Merapi Lava Tour, dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Ullen Sentalu di kawasan Kaliurang. Setelah makan siang bersama, kegiatan ditutup dengan pengantaran peserta kembali ke bandara.
Program pertukaran pelajar ini tidak hanya menjadi ajang kunjungan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter, toleransi, kemandirian, dan kolaborasi. Selama 10 tahun pelaksanaannya, program ini telah menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri 4 Pakem dan SMP Labschool Kebayoran dalam menghadirkan pendidikan yang holistik, inklusif, dan berwawasan kebangsaan.
Semoga program ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang terbuka, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Kurnia Astiani)

